JUICE BROMELAIN

 JUICE BROMELAIN

Kandungan:

  • ·         Buah Nenas
  • ·         Seledri
  • ·         Madu

 

1.    NANAS



Nanas (Ananas comosus) adalah tumbuhan tropis dengan buah yang dapat dimakan dan tumbuhan yang paling penting secara ekonomi dalam famili Bromeliaceae.

Nanas terutama mengandung air dan karbohidrat yang merupakan sumber gula, asam organik, serat makanan, dan mineral penting serta vitamin (A, B dan C) untuk nutrisi manusia.

 

Nanas menyediakan karbohidrat untuk diet, terutama dalam bentuk gula, dan konsumsi buah ini sangat baik dalam diet pengendalian berat badan, karena kandungan kalorinya yang rendah (50 kkal / 100 g).


            Nanas mengandung Bromelain bermanfaat sebegai enzim proteolitik ( pemecah protein) dan                    bermanfaat sebagai anti inflamasi serta anti kanker

 

Selain itu Buah nanas mengandung beragam fitokimia, di antaranya adalah polifenol, termasuk

1.      Asam Galat

Memiliki kemampuan sebagai antibakteri dan efek teraupetik seperti anti-alergi, anti-inflamasi, anti-mutagenik dan anti-karsinogenik.

Asam galat menunjukkan sifat antibakterinya terhadap berbagai patogen seperti Escherichia coliStaphylococcus aureusPseudomonas aeruginosa, dan Klebsiella pneumonia.

Sifat antioksidan yang dimiliki asam galat dapat digunakan untuk melindungi sel manusia dari kerusakan oksidatif

2.      Asam Syringic

Memiliki khasiat yang berpotensi manfaat selain anti-oksidan juga anti-mikroba, anti-peradangan, anti-kanker, dan anti-diabetes.

3.      Asam Ferulat

Bekerja sebagai agen antiinflamasi dengan menghambat produksi sitokin proinflamasi.

4.      Asam Sinamat

Senyawa ini memiliki berbagai aktivitas biologis, antara lain antibakteri, anestetik, antiinflamasi, antispasmodik, antimutagenic serta penghambat enzim tirosinase

5.      Asam Kumarat

Sifat lipofiliknya dan afinitas terhadap COX-1 berpengaruh sebagai antiplatelet

6.      Asam Klorogenat

Asam klorogenat memiliki efek untuk menghambat penyerapan glukosa di usus, memblokir konversi glukosa menjadi lemak di jaringan adiposa dan melindungi dari penambahan berat badan

7.      Epikatekin

Epikatekin berfungsi sebagai antimikroba dengan cara membentuk senyawa kompleks terhadap protein extraseluler yang mengganggu keutuhan membran sel bakteri. Epikatekin juga memodulasi sinyal sel termasuk jalur kinase the MAP (MAP (Mitogen-activated Protein) Kinase Pathway merupakan signal yang umumnya di stimulasi oleh mitogen yang dapat mempengaruhi ekspresi gen sehingga mengubah sifat fisiologi sel), yang terlibat dalam proliferasi sel (fase sel saat mengalami pengulangan siklus sel tanpa hambatan.).Mutasi dalam jalurini sering dikaitkan dengan kanker. Sehingga epikatekin berperan sebagai agen pencegahan dan sebagai tambahan untuk kemoterapi.

Epikatekin juga berperan pada system vaskuler dengan mengurangi aktivasi endotel yang diinduksi oleh platelet teraktivasi 

8.      Arbutin

Mencegah pembentukan melanin. Oleh karena itu, arbutin digunakan sebagai pencerah kulit.

 

2.            SELEDRI 



 

Seledri (Apium graveolens L.) adalah sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian tangkai daun sebagai bahan makanan.

 

Manfaat SELEDERI

    1. Kandungan Micronutrient:

·         Vitamin K : Seledri mengandung vitamin K, yang penting untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang.

·         Vitamin A: Dalam bentuk beta-karoten, membantu menjaga kesehatan mata dan sistem kekebalan tubuh.

·         Vitamin C: Sebagai antioksidan yang mendukung sistem kekebalan tubuh, kesehatan kulit, dan penyerapan zat besi.

·         Folat (Vitamin B9):  Penting untuk pembentukan sel-sel darah dan pertumbuhan jaringan.

·         Potassium (Kalium): Membantu menjaga tekanan darah normal dan keseimbangan cairan dalam tubuh.

 2.    Fitokimia:

·         Flavonoid: Sebagai senyawa antioksidan, membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.

·         Luteolin: Sebagai antiinflamasi dan antioksidan, membantu meredakan peradangan.

·         Apigenin:Dikenal memiliki sifat anti-kanker dan antiinflamasi.

·         Poliasetilen: Menunjukkan potensi anti-kanker dan antiinflamasi.

·         Menurunkan risiko penyakit jantung: Kandungan potasium dan fitosterol membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi kadar kolesterol.

·         Antiinflamasi: Fitokimia seperti luteolin dan apigenin dapat membantu meredakan peradangan dalam tubuh.

·         Menyediakan antioksidan: Flavonoid dan vitamin C berkontribusi dalam melawan stres oksidatif dan menjaga kesehatan sel.

·         Dukungan pada pencernaan: Serat dalam seledri dapat membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan dan mengurangi risiko sembelit.

·         Potensi anti-kanker: Beberapa fitokimia dalam seledri telah dikaitkan dengan potensi untuk melawan pertumbuhan sel kanker.





3. MADU



 

Madu adalah subtansi makanan manis dan kental yang dibuat oleh lebah madu dan beberapa serangga lain. Lebah menghasilkan madu dari sekresi gula tumbuhan (nektar bunga) atau dari sekresi serangga lain (seperti honeydew atau madu serangga). Kandungan yang terdapat pada madu :

1.      Flavonoid :

merupakan senyawa kimia yang bersifat antibakteri, antifungal, antiviral, antioksidan dan anti inflamasi. Flavonoid juga memiliki peran dalam melindungi tulang melalui mekanisme: aktivasi antioksidan, agen anti inflamasi yang berkorelasi pada cedera tulang, agen pro-osteoblastik, antiosteoklastogenesis, melalui tindakan osteoimunologi. Polifenol dan saponin juga berpengaruh pada aktivasi osteoblas yang mengarah ke perbaikan tulang

2.      Asam Fenolik

Senyawa fenolik adalah salah satu fitokimia yang ada dalam madu yang bermanfaat bagi kesehatan. Karena sifat antioksidannya.

3.      Flavonols

Flavonol merupakan senyawa flavonoid yang termasuk golongan keton . Ini adalah konstituen yang membentuk proanthocyanin. Flavonol banyak terdapat pada beragam sayuran dan buah-buahan.  Pemberian flavonol telah dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan, termasuk peningkatan kemampuan antioksidan dan penurunan risiko penyakit kardiovaskular. 

4.      Katekin

Katekin hadir dalam banyak produk makanan , tanaman, buah-buahan. Katekin mempengaruhi mekanisme molekuler yang terlibat dalam angiogenesis , degradasi matriks ekstraseluler , regulasi kematian sel , dan resistensi multi-obat pada kanker dan kelainan terkait

5.      Asam Sinamat

Asam sinamat juag di anggap sebagai kelas baru penghambat 17ß-hidroksisteroid dehidrogenase tipe 5, suatu enzim yang terlibat dalam regulasu pra-reseptor aksi androgen dan estrogen, yang merupakan target terapi baru dalam pengobatan hormon dan kanker



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JUICE CITRULLINE

JUICE ZEAXANTHIN

Kumpulan Kata-kata Bijak