JUICE ZEAXANTHIN
JUICE ZEAXANTHIN
Kandungan:
Buah Ketimun
Seledri
Madu
MENTIMUN / CUCUMBER
Fitokimia utama yang
terdapat dalam timun dan manfaat kesehatannya :
1.
Flavonoid
Flavonoid adalah senyawa antioksidan yang membantu melawan
kerusakan sel akibat radikal bebas. Dalam timun, flavonoid membantu melindungi
sel-sel tubuh dari stres oksidatif dan dapat berperan dalam mendukung kesehatan
jantung dan sistem kekebalan tubuh.
2.
Beta-karoten
(Karotenoid)
Beta-karoten adalah provitamin A yang dapat diubah menjadi
vitamin A dalam tubuh. Vitamin A sangat penting untuk kesehatan mata, kulit,
dan sistem kekebalan tubuh. Mengonsumsi timun dapat membantu memenuhi kebutuhan
vitamin A ini.
3.
Terpenoid
Senyawa terpenoid memberikan aroma khas pada timun. Beberapa
terpenoid memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Selain itu, aroma yang
dihasilkan dapat memberikan pengalaman sensorik yang menyenangkan saat
mengonsumsi timun.
4.
Saponin
Saponin dalam timun memiliki potensi efek antioksidan dan
anti-inflamasi. Senyawa ini juga dapat memiliki peran dalam mendukung kesehatan
kardiovaskular.
5. Lignan
Lignan dalam timun memiliki potensi untuk
mendukung kesehatan jantung dan memiliki sifat antioksidan. Beberapa penelitian
juga telah menunjukkan bahwa lignan dapat membantu mengurangi risiko penyakit
kronis, termasuk penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.
SELEDRI
Kandungan Micronutrient:
Vitamin K : Seledri mengandung vitamin K, yang penting untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang.
Vitamin A: Dalam bentuk beta-karoten, membantu menjaga kesehatan mata dan sistem kekebalan tubuh.
Vitamin C: Sebagai antioksidan yang mendukung sistem kekebalan tubuh, kesehatan kulit, dan penyerapan zat besi.
Folat (Vitamin B9): Penting untuk pembentukan sel-sel darah dan pertumbuhan jaringan.
Potassium (Kalium): Membantu menjaga tekanan darah normal dan keseimbangan cairan dalam tubuh.
2. Fitokimia:
Flavonoid: Sebagai senyawa antioksidan, membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.
Luteolin: Sebagai antiinflamasi dan antioksidan, membantu meredakan peradangan.
Apigenin:Dikenal memiliki sifat anti-kanker dan antiinflamasi.
Poliasetilen: Menunjukkan potensi anti-kanker dan antiinflamasi.
3. Manfaat Seledri:
Menurunkan risiko penyakit jantung: Kandungan potasium dan fitosterol membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi kadar kolesterol.
Antiinflamasi: Fitokimia seperti luteolin dan apigenin dapat membantu meredakan peradangan dalam tubuh.
Menyediakan antioksidan: Flavonoid dan vitamin C berkontribusi dalam melawan stres oksidatif dan menjaga kesehatan sel.
Dukungan pada pencernaan: Serat dalam seledri dapat membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan dan mengurangi risiko sembelit.
Potensi anti-kanker: Beberapa fitokimia dalam seledri telah dikaitkan dengan potensi untuk melawan pertumbuhan sel kanker.
3. MADU
Madu adalah subtansi makanan manis dan kental yang
dibuat oleh lebah madu dan beberapa
serangga lain. Lebah menghasilkan madu dari sekresi gula tumbuhan
(nektar bunga) atau dari sekresi serangga lain (seperti honeydew atau madu
serangga).
Kandungan yang terdapat pada madu :
1. Flavonoid :
merupakan senyawa kimia yang bersifat antibakteri,
antifungal, antiviral, antioksidan dan anti inflamasi. Flavonoid juga memiliki
peran dalam melindungi tulang melalui mekanisme: aktivasi antioksidan, agen
anti inflamasi yang berkorelasi pada cedera tulang, agen pro-osteoblastik, antiosteoklastogenesis,
melalui tindakan osteoimunologi. Polifenol dan saponin juga berpengaruh pada
aktivasi osteoblas yang mengarah ke perbaikan tulang
2. Asam Fenolik
Senyawa fenolik adalah salah satu fitokimia yang
ada dalam madu yang bermanfaat bagi kesehatan. Karena sifat
antioksidannya.
3. Flavonols
Flavonol merupakan senyawa flavonoid yang termasuk golongan keton . Ini adalah konstituen yang membentuk
proanthocyanin. Flavonol banyak
terdapat pada beragam sayuran dan buah-buahan. Pemberian flavonol telah dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan,
termasuk peningkatan kemampuan antioksidan dan penurunan risiko penyakit kardiovaskular.
4. Katekin
Katekin hadir dalam banyak produk makanan , tanaman, buah-buahan. Katekin mempengaruhi
mekanisme molekuler yang terlibat dalam angiogenesis , degradasi matriks ekstraseluler , regulasi kematian sel , dan resistensi multi-obat pada kanker dan kelainan terkait
5. Asam Sinamat
Asam
sinamat juag di anggap sebagai kelas baru penghambat 17ß-hidroksisteroid
dehidrogenase tipe 5, suatu enzim yang terlibat dalam regulasu pra-reseptor
aksi androgen dan estrogen, yang merupakan target terapi baru dalam pengobatan
hormon dan kanker
Komentar
Posting Komentar